UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Jumat, 05 Oktober 2012

Memasang pembuangan tambahan pada printer Canon IP 2770



  1. Persiapan Alat dan Bahan

Alat :
1.      Tang Potong
2.      Bor manual
3.      Penyedot tinta
4.      Gunting
5.      Obeng min (-)
6.      Solder
7.      Obeng (+)
8.      Kuas
9.      Dobel tip spons
10.  Lakban
11.  Penjepit
12.  Cutter
13.  Kabel twister
Bahan :
1.      Printer Canon IP 2770
2.      Tabung pembuangan
3.      Selang pembuangan
4.      Tabung tinta beserta isinya
  Langkah langkah Modif
1.      Membuat / memberi pembuangan, tujuan di beri nya pembuangan pada printer sebelum di beri infus adalah agar dalam printer jika melakukan pembuangan secara berlebihan tidak akan banjir istilahnya. Jadi kita harus membongkar printer tersebut.
2.      Berikut ini adalah gambar printer Canon IP 2770 sebelum di Modif.


3.      Lepas semua scrup yang ada di cover printer seperti gambar di bawah ini :

4.      Setelah semua scrup terlepas maka buka cover printer seperti gambar di bawah ini :

5.     Kemudian lepas semua srup/mur mulai dari bagian KIRI printer IP Canon 2770 seperti pada gambar di bawah ini :




6.   Kemudian  lepas 4 Per yang terdapat pada printer tersebut gambar dibawah ini salah satunya :

7.  Setelah itu kita beralih ke bagian KANAN printer, lepas semua scrup seperti pada gambar di bawah ini



8.      Lalu lepas sensor printer dengan hati hati, seperti gambar berikut :

9.  Kemudian kita beralih ke bagian BELAKANG KANAN Printer, lepas semua scrup seperti gambar berikut :



10. Setelah semua scrup di lepas, kemudian lepas Roll penarik kertas dari penguncinya dengan hati hati, seprti gambar berikut :

11. Kemudian lepas bagian atas printer dengan hati hati di karenakan terdapat beberapa  kabel fleksibel yang mudah putus. Jadi berikut ini caranya :


12. Setelah terlepas, bagian atas nya, lepas scrup sesuai dengan gambar di bawah :

13. Lalu lepas pengunci yang ada di bagian kanan bawah printer seperti pada gambar berikut :

14.  Lepas tempat roll dari casing printer dengan hati hati di karenakan di belakang bagian printer terdapat banyak kabel kabel kecil, berikut ini gambarnya :


15. Dan jangan tergesa gesa dalam pelepasan tempat roll tersebut dikarenan masih ada bagian yang harus di perhatikan yaitu selang seperti pada gambar di bawah ini yang harus di lepas.

16. Setelah tempat Roll lepas, gunting sebagian Spons agar selang pembuangan tambahan yang akan di pasang tidak terjepit.

17. Setelah memotong/menggunting beberapa bagian Spons, kemudian gunting dahulu beberapa sentimeter sebelum memasang selang pembuangan tambahan.

18.   Setelah itu pasangkan selang pembuangan tambahan  dengan jeli dan pastikan kencang agar jika ada tarikan yang tidak di sengaja tidak akan lepas.
19.   Setelah memasang selang pembuangan tambahan tersebut, tata kembali seperti semula, dan pastikan selang tersebut tidak terjepit, jika terjepit maka pembuangan tinta tidak akan lancar dan akan terjadi penyumbatan.
20. Setelah itu beralih ke belakang printer, untuk memberi pembuangan tambahan juga. Seperti terlihat gambar di bawah ini :
21.  Potong selang pembuangan tersebut beberapa sentimeter saja
 
22. Setelah di potong barulah di pasang selang pembuangan tambahan, hal itu bertujuan agar pembuangan tinta menjadi lancar dan menyebabkan banjir tinta di dalam cassing printer. 
23. Pemasangan pembuangan tambahan selesai.
  
24. Setelah pemasangan pembuangan tambahan selesai, maka beralih ke Casing/cover printer untuk di beri lubang.
25.  Setelah semua hal di lakukan dalam memasang pembuangan tambahan selesai, kembalikan asal mula printer dengan dan sesuai prosedur.
  
26.   Setelah itu pastikan posisi selang pembuangan tambahan seperti gambar di bawah ini :




UNTUK LEBIH MUDAHNYA DOWNLOAD TUTORIAL DI BAWAH INI
DOWNLOAD NOW



JIKA MENCOPY ARTIKEL INI MAKA CANTUMKAN SUMBER LINK NYA

Senin, 24 September 2012

Tips Menyembunyikan Local Drive Pada Windows XP


User atau Orang akan curiga apabila ada drive tertentu pada komputer kita yang tidak dapat diakses. Ini akan membuatnya semakin penasaran yang kemudian mungkin akan menanyakan kepada kita tentang isi yang ada di dalam drive tersebut dan dia akan meminta password atau menanyakan cara membuka atau mengaksesnya. Kalau sudah begini, kita akan jadi serba salah.

Di satu sisi jika diberitahu, data/file penting/rahasia tersebut akan tersebar, di sisi yang lain jika tidak diberitahu, dia akan berprasangka macam-macam.
Pada tips kali ini, kita akan membuat drive tertentu pada komputer tidak terlihat sama sekali oleh orang/user lain. Perbedaan dengan tips yang lalu adalah user masih dapat melihat adanya drive yang kita batasi hak aksesnya. Sama-sama tidak bisa diakses tetapi dengan tips kali ini, kita terbebas dari prasangka/pertanyaan macam-macam orang/user lain.  
Langkah pertama, buka gpedit.msc yaitu dengan mengKLIK Start > Run > kemudian ketik gpedit.msc kemudian enter atau OK, tunggu beberapa saat sehingga muncul gambar di bawah ini.
Kemudian klik User Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Explorer dan akan muncul seperti gambar di bawah ini.

Pada sisi sebelah kanan, klik double Hide these specified drives in my computer  dan akan muncul seperti gambar di bawah ini.

Pada dialox box  (seperti di atas), Klik/pilih  Enabled kemudian pilih salah satu option dibawah menu Pick one of the following combinations. Option yang ditawarkan adalah sebagai berikut.
  1. Restrict A and B drives only  ==>  membatasi/menyembunyikan drive A dan B saja
  2. Restrict C drive only               ==>  membatasi/menyembunyikan drive C saja
  3. Restrict D drive only               ==>  membatasi/menyembunyikan drive D saja
  4. Restric A,B,C drives only       ==>  membatasi/menyembunyikan drive A,B,C saja
  5. Restrict A,B,C.D drives only  ==>  membatasi/menyembunyikan drive A,B,C,D saja
  6. Restrict all drives                    ==>  membatasi/menyembunyikan semua drive
  7. Do Not restrict all drives         ==>  Tidak Membatasi/menyembunyikan semua drive
Pilih salah satu option yang Anda inginkan pada menu dropdown tersebut. Setelah itu klik OK kemudian tutup Group Policy Editor. Sekarang coba Anda Klik drive yang telah kita sembunyikan tersebut.
Sayangnya kita hanya bisa memilih drive hingga letter D saja. Sehingga apabila Anda ingin menyembunyikan untuk drive E dan seterusnya maka Anda terpaksa harus memilih Restrict all drives. Atau bisa juga pindahkan data penting Anda ke drive C atau D. No Problem, kan!!
Sebagai contoh, penulis memilih option Restrict D drive only dan apabila penulis membuka Windows Explorer maka drive D tidak kelihatan lagi. Gambar di bawah sebelah kiri adalah tampilan Windows Explorer sebelum disetting  dan gambar di bawah sebelah kanan adalah tampilan sesudah disetting.


Semoga Bermanfaat
sumber :http://tn-robby.blogspot.com